Karena Doa Juga Butuh Trik! (Lanjutan)
YA ALLAH TERIMA KASIH UNTUK SEGALANYA
Bersyukurlah
Segala sesuatu yang kaumiliki hari ini semuanya adalah dari Allah, karena Allah, dan berkat Allah. Syukurilah semua nikmat Allah yang datang padamu.
Kita sering lupa berterima kasih kepada Allah atas semua yang telah ia berikan. Kita merasa bahwa segala yang kita miliki adalah hasil kerja keras kita sendiri. Itu adalah ciri orang yang sombong.
Mungkin karena itu, Allah mengujimu dengan memberimu beberapa cobaan seperti kekurangan, penyakit, kesedihan, atau musibah lainnya.
Tetapi semua itu bukanlah karena Allah benci padamu, malah sebaliknya. Semuanya itu untuk menghapus dosa-dosamu.
Karena pentingnya bersyukur, banyak yang mewajibkan membaca syukur sebelum memunajatkan doa-doa kita.
Biasakan mengucapkan “Alhamdulillah” kapan pun dan di mana pun.
Banyak orang yang tidak mensyukuri rezeki yang diberikan kepada mereka. Rezeki walau sesedikit apa pun, harus disyukuri. Jangan iri dengan rezeki orang lain. Setiap manusia sudah diberi jatah masing-masing yang lebih baik. Allah sudah menetapkan rezeki yang terbaik buatmu.
Kejarlah harta duniawi sebanyak-banyaknya, dengan cara yang halal. Berdoalah memohon rezeki sebanyak-banyaknya kepada Allah. Dan terimalah yang telah kau miliki dengan cukup.
Nikmat Allah tidak selalu datang dalam bentuk yang besar. Bahkan seringkali dalam bentuk yang begitu kecil.
Apa itu?
Saat kau bangun tidur, tidak terpikirkan olehmu bukan kalau Allah telah melindungimu saat kau terlelap. Dan kau dibangunkan dalam keadaan baik oleh-Nya.
Saat kau pulang ke rumah, sadarlah kalau Allah telah menjagamu sepanjang perjalanan.
Saat kau minum, kau diberi berkah kesehatan dan kelebihan dari orang-orang yang kekurangan air.
Cobalah kau renungkan kejadian yang kau alami selama satu hari ini saja, sudah banyak sekali nikmat Allah yang datang padamu.
Masih enggan untuk bersyukur?
“... Ya Tuhanku, tunjukilah aku uuntuk mensyukuri nikmat-Mu yang telah Kau berikan kepadaku dan kepada Ibu Bapakku...”
Q.S. AL-AHQAAF: 15
Luangkan lima menit waktumu.
Tutuplah matamu. Tarik napas dalam-dalam.
Bayangkanlah semua hal-hal baik yang pernah kau alami.
Ingat semua rezeki yang kau miliki.
Pikirkan semua kemudahan yang telah kau dapatkan.
Tubuh yang sehat
Bisa melihat, bisa berjalan, bisa makan enak.
Punya rumah. Punya pakaian. Bisa tidur di atas kasur.
Keluarga, saudara-saudara, teman.
Bayangkan semuanya.
Semua kebaikan itu adalah nikmat Allah.
Kemudian ucapkan ayat kedua dari surah Al-Fatihah.
Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam.
Tulis rasa syukurmu disini!
MENGHAPUS KESALAHAN
Setiap manusia punya salah.
Jika kau menyadari kesalahanmu, langsung bertobat dan minta maaf kepada Allah. Jika kau punya salah dengan orang lain, minta maaflah kepada orang tersebut lalu minta maaf kepada Allah.
Siapkan sebuah kertas, lalu tulislah semua kesalahanmu yang bisa kau ingat.
Tulislah semua dosa yang telah kau perbuat.
Coret kesalahan itu satu per satu dari atas.
Sambil mencoret kesalahanmu, ucapkan “Bismillah” dan bayangkan semua kesalahanmu itu.
Menangislah. Menangislah keras-keras. Sesali semua kesalahanmu.
Bukalah kembali kertas itu suatu hari nanti, dan renungkan semua kesalahan yang telah kau perbuat.
Intropeksi. Apakah saat kau melihat kembali kesalahanmu, kau sudah menjadi orang yang lebih baik, atau belum.
Jika kau merasa punya salah kepada orang lain, dan belum sempat atau tidak berani meminta maaf, coba lakukan ini:
Tulislah permintaan maafmu di selembar kertas. Tulislah “SEBUAH PERMINTAAN MAAF YANG TULUS DARIKU” di bagian atas kertas dengan huruf kapital dan warna yang kuat
Tulislah dengan singkat dan jujur.
contoh: “Untuk temanku, (tulis namanya). Maaf aku telah membohongimu minggu lalu sehingga membuatmu bersedih.
Berikan kepada orang yang ingin kau mintakan maafnya
Jika belum berani meminta maaf padanya, simpanlah surat ini dan berdoalah kepada Allah agar diberi keberanian untuk meminta maaf
Jika kau siap, temui orang itu dan mintalah maafnya.
“Ya Tuhanku, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebih-lebihan dalam urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami dan tolonglah kami dari kaum yang kafir.”
-Q.S. ALI IMRAN: 147
Rahasia untuk berubah adalah memfokuskan seluruh energimu bukan untuk memperjuangkan yang lama, tetapi untuk membangun yang baru.
-Socrates
Siapa sih yang tidak pernah salah?
Siapa sih yang tidak pernah jatuh?
Semua orang PASTI pernah mengalaminya.
Yang membedakan kita dengan orang lain adalah, bagaimana cara kita menerima dan menjadikan semua itu sebagai sebuah titik balik.
Jika kita punya kesalahan, kita harus menyesal dan berniat untuk tidak mengulanginya lagi.
Jika kita bersedih, kita harus segera bangkit untuk menata hidup kita lagi.
Berjuanglah dengan gigih untuk mengatasi masalahmu. Berusahalah sekuat tenaga dan mintalah pertolongan kepada Allah melalui doa-doamu.
Allah akan melihat semua kegigihanmu. Allah akan menghargai semua usahamu. Allah akan mendengar semua doa-doamu.
Berjuanglah dengan gigih!
Berdoalah dengan lebih gigih!
Jangan takut jatuh, karena yang tidak pernah memanjatlah yang tidak pernah jatuh.
Jangan takut gagal, karena yang tidak pernah gagal hanyalah orang-orang yang tidak pernah melangkah.
Jangan takut salah, karena dengan kesalahan yang pertama kita dapat menambah pengetahuan untuk mencari jalan yang benar pada langkah yang kedua.
-Buya Hamka
Bersyukurlah
Segala sesuatu yang kaumiliki hari ini semuanya adalah dari Allah, karena Allah, dan berkat Allah. Syukurilah semua nikmat Allah yang datang padamu.
Kita sering lupa berterima kasih kepada Allah atas semua yang telah ia berikan. Kita merasa bahwa segala yang kita miliki adalah hasil kerja keras kita sendiri. Itu adalah ciri orang yang sombong.
Mungkin karena itu, Allah mengujimu dengan memberimu beberapa cobaan seperti kekurangan, penyakit, kesedihan, atau musibah lainnya.
Tetapi semua itu bukanlah karena Allah benci padamu, malah sebaliknya. Semuanya itu untuk menghapus dosa-dosamu.
Karena pentingnya bersyukur, banyak yang mewajibkan membaca syukur sebelum memunajatkan doa-doa kita.
Biasakan mengucapkan “Alhamdulillah” kapan pun dan di mana pun.
Banyak orang yang tidak mensyukuri rezeki yang diberikan kepada mereka. Rezeki walau sesedikit apa pun, harus disyukuri. Jangan iri dengan rezeki orang lain. Setiap manusia sudah diberi jatah masing-masing yang lebih baik. Allah sudah menetapkan rezeki yang terbaik buatmu.
Kejarlah harta duniawi sebanyak-banyaknya, dengan cara yang halal. Berdoalah memohon rezeki sebanyak-banyaknya kepada Allah. Dan terimalah yang telah kau miliki dengan cukup.
Nikmat Allah tidak selalu datang dalam bentuk yang besar. Bahkan seringkali dalam bentuk yang begitu kecil.
Apa itu?
Saat kau bangun tidur, tidak terpikirkan olehmu bukan kalau Allah telah melindungimu saat kau terlelap. Dan kau dibangunkan dalam keadaan baik oleh-Nya.
Saat kau pulang ke rumah, sadarlah kalau Allah telah menjagamu sepanjang perjalanan.
Saat kau minum, kau diberi berkah kesehatan dan kelebihan dari orang-orang yang kekurangan air.
Cobalah kau renungkan kejadian yang kau alami selama satu hari ini saja, sudah banyak sekali nikmat Allah yang datang padamu.
Masih enggan untuk bersyukur?
“... Ya Tuhanku, tunjukilah aku uuntuk mensyukuri nikmat-Mu yang telah Kau berikan kepadaku dan kepada Ibu Bapakku...”
Q.S. AL-AHQAAF: 15
Luangkan lima menit waktumu.
Tutuplah matamu. Tarik napas dalam-dalam.
Bayangkanlah semua hal-hal baik yang pernah kau alami.
Ingat semua rezeki yang kau miliki.
Pikirkan semua kemudahan yang telah kau dapatkan.
Tubuh yang sehat
Bisa melihat, bisa berjalan, bisa makan enak.
Punya rumah. Punya pakaian. Bisa tidur di atas kasur.
Keluarga, saudara-saudara, teman.
Bayangkan semuanya.
Semua kebaikan itu adalah nikmat Allah.
Kemudian ucapkan ayat kedua dari surah Al-Fatihah.
Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam.
Tulis rasa syukurmu disini!
MENGHAPUS KESALAHAN
Setiap manusia punya salah.
Jika kau menyadari kesalahanmu, langsung bertobat dan minta maaf kepada Allah. Jika kau punya salah dengan orang lain, minta maaflah kepada orang tersebut lalu minta maaf kepada Allah.
Siapkan sebuah kertas, lalu tulislah semua kesalahanmu yang bisa kau ingat.
Tulislah semua dosa yang telah kau perbuat.
Coret kesalahan itu satu per satu dari atas.
Sambil mencoret kesalahanmu, ucapkan “Bismillah” dan bayangkan semua kesalahanmu itu.
Menangislah. Menangislah keras-keras. Sesali semua kesalahanmu.
Bukalah kembali kertas itu suatu hari nanti, dan renungkan semua kesalahan yang telah kau perbuat.
Intropeksi. Apakah saat kau melihat kembali kesalahanmu, kau sudah menjadi orang yang lebih baik, atau belum.
Jika kau merasa punya salah kepada orang lain, dan belum sempat atau tidak berani meminta maaf, coba lakukan ini:
Tulislah permintaan maafmu di selembar kertas. Tulislah “SEBUAH PERMINTAAN MAAF YANG TULUS DARIKU” di bagian atas kertas dengan huruf kapital dan warna yang kuat
Tulislah dengan singkat dan jujur.
contoh: “Untuk temanku, (tulis namanya). Maaf aku telah membohongimu minggu lalu sehingga membuatmu bersedih.
Berikan kepada orang yang ingin kau mintakan maafnya
Jika belum berani meminta maaf padanya, simpanlah surat ini dan berdoalah kepada Allah agar diberi keberanian untuk meminta maaf
Jika kau siap, temui orang itu dan mintalah maafnya.
“Ya Tuhanku, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebih-lebihan dalam urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami dan tolonglah kami dari kaum yang kafir.”
-Q.S. ALI IMRAN: 147
Rahasia untuk berubah adalah memfokuskan seluruh energimu bukan untuk memperjuangkan yang lama, tetapi untuk membangun yang baru.
-Socrates
Siapa sih yang tidak pernah salah?
Siapa sih yang tidak pernah jatuh?
Semua orang PASTI pernah mengalaminya.
Yang membedakan kita dengan orang lain adalah, bagaimana cara kita menerima dan menjadikan semua itu sebagai sebuah titik balik.
Jika kita punya kesalahan, kita harus menyesal dan berniat untuk tidak mengulanginya lagi.
Jika kita bersedih, kita harus segera bangkit untuk menata hidup kita lagi.
Berjuanglah dengan gigih untuk mengatasi masalahmu. Berusahalah sekuat tenaga dan mintalah pertolongan kepada Allah melalui doa-doamu.
Allah akan melihat semua kegigihanmu. Allah akan menghargai semua usahamu. Allah akan mendengar semua doa-doamu.
Berjuanglah dengan gigih!
Berdoalah dengan lebih gigih!
Jangan takut jatuh, karena yang tidak pernah memanjatlah yang tidak pernah jatuh.
Jangan takut gagal, karena yang tidak pernah gagal hanyalah orang-orang yang tidak pernah melangkah.
Jangan takut salah, karena dengan kesalahan yang pertama kita dapat menambah pengetahuan untuk mencari jalan yang benar pada langkah yang kedua.
-Buya Hamka
Komentar
Posting Komentar