Karena Doa Juga Butuh Trik!

SUMBER BUKU: AKU DOAMU

“Mintalah doa kepada siapa pun yang kau temui.
Karena kau tidak akan tahu dari mulut siapa doa akan dikabulkan.”

Belum tentu doa yang keluar dari mulut seseorang akan langsung dikabulkan, walaupun dia orang yang sangat alim sekalipun.

Kenapa?

Karena Allah lebih tahu apa yang lebih baik buat diri kita.

Mungkin saja doa malah dikabulkan yang keluar dari mulut orang miskin, dari pengemis yang lapar, dari anak kecil yang lugu, dari orang-orang yang teraniaya, dari orang jahat, atau bahkan Allah mungkin saja mengabulkan doa orang-orang kafir.

Berdoa bisa dilakukan dalam bentuk apa saja. Dalam bacaan shalat, memohon langsung kepada Allah, melakukan pekerjaan dengan halal, motivasi dirim bahkan membayangkan hal yang baik-baik pun adalah salah satu bentuk doa.
“Ya Allah. Kapan doaku kau kabulkan? Kapan hidupku berubah? Kapan kesedihku hilang?”

AKU SEDIH. AKU KESAL. AKU BUTUH PERTOLONGAN.

Ada saatnya kita perlu mengeluh.
Ada saatnya kita harus menangis.
Menangis itu wajar. Itu tanda kelemahanmu sebagai seorang manusia yang lemah. Allah memang akan selalu mengujimu dengan berbagai cobaan hingga membuat hatimu tertekan dan menangis.

Ungkapkanlah segala kekesalanmu.

Kau boleh curhat dengan teman, kepada saudara, kepada ayah atau ibu. Hanya dengan bercerita, rasanya separuh dari bebanmu pasti akan terangkat dengan sendirinya.

Kau juga bisa mengadu kepada Allah. Bicaralah kepada-Nya. Dalam doa, dalam sujud, setelah habis shalat, pada waktu tengah malam... kapan saja. Allah 24 jam selalu mendengarkan keluhanmu.

Jangan pesimis kau tidak didengar-Nya. Semua keluhan kita, semua curhatan hati kita kepada Allah, pasti didengar-Nya.
Menangislah. Menangislah dalam sujudmu.
Berteriaklah. Berteriaklah dalam doa-doamu.

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku.”
-Q.S. AL-BAQARAH: 186

Di saat kau sedih, di saat kau kesal, di saat kau ditimpa musibah yang begitu berat, di saat kau menginginkan sesuatu yang penting. Itulah saat kau membutuhkan pertolongan Allah.
Allah itu Mahakaya. Seluruh langit, bumi, dan seisinya adalah milik-Nya. Walaupun seluruh manusia dari zaman dahulu hingga nanti berdoa kepada-Nya, kekayaan Allah tidak akan habis. Allah juga tidak akan bosa mendengarkan doa-doamu.

Karena Allah justru mengharapkan kau berdoa. Itu tandanya kau beriman kepada Allah.
Allah itu juga Maha Melihat dan Maha Mendengar. Seluruh kehidupan di jagad raya ini dipantau selalu oleh-Nya. Malah jika kau kecil hati, itu tandanya kau tidak mengakui kebesaran Allah. Semua manusia dan makhluk lainnya bermunajat kepada-Nya, dan itu semua didengarkan oleh-Nya.

Yakinlah bahwa semua kekesalanmu didengarkan,

Yakinlah bahwa semua keinginanmu akan dikabulkan.

“Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku.”
-Q.S. THAHA: 25-28





SAATNYA BERDOA KEPADA ALLAH

Banyak orang yang berdoa menyebut nama Allah tetapi sebenarnya hatinya tidak seratus persen percaya kepada Allah. Masih banyak  pikiran-pikiran yang bercabang, yang meragukan kebaikan dan kemampuan Allah.
Pernahkah kau pesimis kalau doamu tidak akan didengarkan?
Pernahkah kau merasa kau begitu hina sehingga Allah tidak peduli padamu?

JANGAN MERAGUKAN ALLAH !!!
Jangan meragukan kebaikan dan kuasa Allah. Sifat Allah yang paling utama dan paling sering kita ucapkan hampir setiap saat adalah Arrahman dan Arrahim, yaitu Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Sifat inilah yang harus kita percayai benar-benar demi terkabulnya doa-doa kita, demi hilangnya seluruh kekesalan hidup kita.

Ada yang bilang orang yang berdoa hanyalah orang yang lemah. Itu salah.
Sekuat-kuatnya manusia, suatu saat kita membutuhkan pertolongan. Kepada siapa lagi kita meminta pertolongan kecuali kepada Zat yang Mahatinggi dan Mahakuasa?

Orang yang berdoa bukan orang yang lemah.
Orang yang berdoa adalah orang yang mengakui dan beriman akan keberadaan Allah, dan memohonkan dibantu segala kesulitannya.

DOA MEMBANTU MENGUATKAN HATI KITA.

Dengan meminta pertolongan dan berpikir positif, jiwa kita akan menjadi lebih kuat. Bukan berarti dengan berdoa menjadi malas untuk bekerja. Ini juga salah.

Doa membantu kita dalam bekerja. Dan bekerja adalah caramu mewujudkan doa.

Doa juga mampu menolak qadha atau takdir.
Memang takdir sudah ditentukan oleh Allah, tetapi tidak ada manusia yang mampu mengetahuinya barang sedikit pun.

Kita akan membentuk takdir kita dengan kehendak, usaha, dan doa.
Jadi, dengan berdoa kita membentuk takdir yang akan kita jalani. Apakah besok kita akan sukses?

Tidak ada yang tahu. Apakah besok akan jatuh sakit? Tidak ada yang tahu juga.

Dengan memohon perlindungan, kekuatan, dan pertolongan, kita menjalani hidup kita sehingga
membentuk garis takdir yang baik.

Sekali lagi, jangan pernah meragukan Allah.

Jangan meragukan keberadaan-Nya,

Jangan meragukan kuasa-Nya,

Jangan meragukan janji-Nya.

Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Allah sayang kepadamu. Allah cinta kepadamu. Allah adalah kekasih sejatimu.

Yakinlah akan semua ini setiap hari, setiap saat, selama hidupmu. Jika kita menganggap Allah baik, maka Allah akan menjadi baik.

Saat kau sedih, berdoalah kepada Allah.

Saat kau senang, bersyukurlah kepada Allah.

Saat kau sendirian, bertemanlah kepada Allah.

Saat kau sakit, mintalah kesembuhan kepada Allah.

Di mana pun kau berada, ingatlah Allah.

“Tidak ada tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim.”
-Q.S. AL-ANBIYAAA: 87








Lanjut? Klik Disini

Komentar

Postingan Populer